Waspada! Salah Satu Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi Ke-2 di Dunia [1]
Secara umum stroke terbagi menjadi stroke sumbatan dan stroke pendarahan. Faktor risiko terjadinya stroke terdiri atas faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi (usia, jenis kelamin, genetik) dan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi (penigkatan tekanan darah/hipertensi, obesitas/kelebihan berat badan, kadar gula yang tinggi/diabetes mellitus, pola makan yang buruk, hiperkolesterolemia/kolesterol LDL yang tinggi dan gangguan fungsi ginjal, merokok, konsumsi alkohol, dan aktivitas fisik yang kurang).
Stroke adalah kegawatan yang tidak bisa dihindari adanya, jika seseorang mengalami tanda-tanda terkena stroke, segera langsung di antar ke rumah sakit terdekat dan jangan menundanya agar mendapat pertolongan medis secara cepat dan tepat dengan harapan akan menekan angka kematian dan menghindarkan pasien stroke dari kecacatan yang menetap.
Tanda dan gejala yang menunjukkan pada diagnosis stroke dikenal dengan istilah “SeGeRa Ke RS”. Se adalah senyum yang tidak simetris terjadi secara tiba-tiba,Ge adalah gerakan melambat/melemah pada separuh badan secara tiba-tiba, Ra adalah bicara pelo/cadel atau tidak jelas yang terjadi tiba-tiba, Ke adalah kebas-kebas pada separuh badan secara tiba-tiba, R adalah rabun atau penglihatan menurun secara tiba-tiba, S adalah sakit kepala hebat yang tiba-tiba yang sebelumnya belum pernah dirasakan. Setelah mengetahui faktor risiko dari penyakit stroke, tentunya ada cara untuk mencegah atau menghindari terjadiya stroke yaitu dikenal dengan istilah CERDIK yang merupakan singkatan dari Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress. Jika kita bisa melakukan kegiatan tersebut dengan teratur dan rajin maka kita akan terhindar dari penyakit yang berbahaya ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar