Diabetes
(sumber referensi : https://www.alodokter.com/diabetes)
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula di dalam darah. Glukosa atau gula adalah sumber energi utama bagi tubuh. Namun, pada penderita diabetes, glukosa tidak dapat digunakan oleh tubuh dengan efektif.
Kadar gula dalam darah diatur oleh hormon insulin yang
diproduksi Pankreas, Hormon ini membantu sel tubuh menyerap gula darah
sehingga kadar gula darah tetap dalam batas normal.
Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi
insulin, atau tubuh tidak bisa menggunakan insulin dengan optimal. Akibatnya,
sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.
Glukosa yang tidak diserap sel tubuh dengan baik akan
menumpuk dalam darah dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Jika tidak
ditangani dengan baik, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi.
Penyebab Diabetes
Diabetes terjadi karena tubuh tidak menghasilkan cukup
insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi. Diabetes dapat
dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Diabetes tipe 1, terjadi
ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi
insulin sehingga produksi insulin berkurang atau berhenti
- Diabetes tipe 2 yaitu ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara
optimal (resistensi insulin) sehingga gula menumpuk di dalam
darah
- Diabetes gestasional yaitu diabetes yang terjadi pada ibu hamil, akibat
perubahan hormon pada masa kehamilan
- prediabetes,
yaitu kondisi gula di dalam darah lebih tinggi dari normal, tetapi tidak
setinggi pada penderita diabetes tipe 2
Gejala Diabetes
Gejala diabetes tipe 1 dan diabetes gestasional dapat
terjadi secara tiba-tiba, sedangkan gejala prediabetes dan diabetes tipe 2
dapat muncul secara bertahap. Oleh sebab itu, penderita diabetes tipe 2
biasanya tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama
bertahun-tahun.
Beberapa gejala yang dapat terjadi akibat diabetes adalah:
- Sering
merasa haus atau lapar
- Sering
buang air kecil, terutama pada malam hari
- Penurunan
berat badan dan massa otot
- Pandangan
berbayang
- Sering
merasa lelah dan lemas
- Sering
mengalami sariawan
- Luka
sulit sembuh
- Kandungan
keton di dalam urine
- Infeksi berulang di kulit, gusi, saluran kemih, atau area kelamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar